Diet Vegetarian Ampuh Dongkrak Gairah Seks
Jum'at, 17 Juni 2011 - 13:33 wib
BANYAK cara untuk membangkitkan gairah seks, mulai dari memerbaiki asupan harian hingga melakukan diet ketat salah satunya menjadi vegetarian. Lantas, benarkan diet yang satu ini mampu mendongkrak “mood” seks Anda saat di ranjang?
Apakah Anda dilanda kesulitan untuk membangkitkan “mood” seksual saat bersamanya? Tak perlu bingung dibuatnya terlebih dahulu. Pasalnya, ada sebuah cara sederhana yang dapat membantu Anda dalam menghidupkan gairah seksual yakni menjalani diet vegetarian.
Ketimbang berjemur dan memaksa diri agar tampilan kulit menjadi eksotis, diet vegetarian akan membantu Anda menjadi lebih percaya diri dalam berhadapan dengan pasangan saat di ranjang, seperti diklaim ilmuwan.
Menyerap sinar matahari tidak akan membuat kulit Anda terlihat “berkilau”. Justru tampilan kulit jauh lebih menarik ketika Anda rajin mengasup makanan sehat dari buah dan sayur.
Penelitian di Bristol University adalah penelitian yang pertama di mana studi tersebut menetapkan adanya hubungan daya tarik seks dan gaya hidup sehat. Holly Willoughby dan Louise Redknapp dari TV Babes menciptakan tren untuk kulit yang sehat.
Berjemur secara berlebihan akan menyebabkan kulit menjadi terlalu gelap, sehingga nantinya bisa membuat Anda tidak percaya diri. Sementara dengan menjalani diet buah dan sayur justru memberikan tampilan kulit yang inda. Tak ayal, situasi ini pun bakal menyuntikkan kepercayaan diri bagi Anda.
“Kami melihat bahwa orang-orang lebih mendapatkan dampak efektif ketika mereka melakukan diet ketimbang berjemur di bawah matahari,” kata Ian Stephen seperti dikutip Daily Star dan dirilis Mid Day.
Nah, jika ingin memiliki kulit indah, maka jangan pernah abaikan asupan buah seperti melon, apricot dan anggur, serta konsumsi pula sayuran yang baik untuk tubuh, misalnya paprika, cabai, dan bayam.
Ingat, tampilan kulit yang indah tentu akan membangkitkan gairah di ranjang. Pasalnya, Anda pun tak lagi malu dengan tampilan tubuh Anda sendiri ketika bertelanjang ria di hadapannya. Dengan kepercayaan diri yang tinggi, tentu agenda seksual pun akan berjalan dengan lancar dan membuahkan kenikmatan sensasional bagi Anda berdua.
Jumat, 17 Juni 2011
5 Hal di Benak Pria Saat Kencan Pertama
Jum'at, 17 Juni 2011 - 11:30 wib
SAMA seperti Anda, pria menyimpan ketegangan yang sama menghadapi kencan pertama. Dari menit ke menit yang dilalui, banyak pertanyaan yang berkecamuk dalam pikirannya.
Mau tahu apa saja yang dipikirkan pria soal kekasihnya sepanjang kencan pertama, simak ulasannya seperti dilansir Cosmopolitan.
"Apakah dia selalu cerewet seperti ini?"
Pria malas menanggapi obrolan yang topiknya sepele menurut mereka. Kalau Anda punya uneg-uneg soal teman-teman, rekan kerja, atau apapun yang Anda baca di berita gosip, dia hanya akan pura-pura menyimak perkataan Anda. Daripada menyiksanya untuk terus mendengar ocehan Anda, cobalah untuk berbicara topik yang lebih menarik, seperti musik dan film.
"Apakah aku bisa membayar kencan?"
Berpikirlah dua kali sebelum mengajaknya kencan di restoran mahal. Ketika Anda mulai memesan cocktail atau appetizer mahal, maka si dia akan mulai menghitung isi kantongnya. Kecuali, dia yang mengajak dan memesankan hidangan mewah lebih dulu.
"Apakah dia bakal share cerita kencannya ke Twitter?”
Setelah kencan pertama, pria khawatir Anda akan menjadi Carrie Bradshaw (Sex and The City) yang selalu obral cerita ke teman-temannya atau lewat Facebook, blog, Twitter, dan media sosialisasi lainnya. Untuk meyakinkannya Anda bukan tipe demikian, jangan meng-update status FB di tengah kencan (itu hanya akan membuatnya berpikir Anda mem-posting sesuatu tentang dia).
"Pantaskah dia aku kenalkan ke orangtuaku?”
Ketika pria menjalani kencan pertama, mereka juga membayangkan apa yang ibu mereka akan pikirkan soal Anda. Untuk mendapatkan restu orangtuanya, tidak perlu tergesa-gesa bertemu, paling cepat setelah kencan ketiga, ketika si dia sudah tahu bahwa Anda layak diperkenalkan.
"Bisakah dia berbaur dengan teman-temanku?"
Pria ingin mengencani wanita yang bisa berbaur dengan teman-temannya. Jika Anda pengkritik makanan yang kerap menentukan apa yang boleh dia makan, kemungkinan besar dia akan menilai Anda sulit hang out dengan mereka. Anda hanya akan mempermalukannya di teman-teman, ketika menyampaikan kritik di depan mereka.
Jum'at, 17 Juni 2011 - 11:30 wib
SAMA seperti Anda, pria menyimpan ketegangan yang sama menghadapi kencan pertama. Dari menit ke menit yang dilalui, banyak pertanyaan yang berkecamuk dalam pikirannya.
Mau tahu apa saja yang dipikirkan pria soal kekasihnya sepanjang kencan pertama, simak ulasannya seperti dilansir Cosmopolitan.
"Apakah dia selalu cerewet seperti ini?"
Pria malas menanggapi obrolan yang topiknya sepele menurut mereka. Kalau Anda punya uneg-uneg soal teman-teman, rekan kerja, atau apapun yang Anda baca di berita gosip, dia hanya akan pura-pura menyimak perkataan Anda. Daripada menyiksanya untuk terus mendengar ocehan Anda, cobalah untuk berbicara topik yang lebih menarik, seperti musik dan film.
"Apakah aku bisa membayar kencan?"
Berpikirlah dua kali sebelum mengajaknya kencan di restoran mahal. Ketika Anda mulai memesan cocktail atau appetizer mahal, maka si dia akan mulai menghitung isi kantongnya. Kecuali, dia yang mengajak dan memesankan hidangan mewah lebih dulu.
"Apakah dia bakal share cerita kencannya ke Twitter?”
Setelah kencan pertama, pria khawatir Anda akan menjadi Carrie Bradshaw (Sex and The City) yang selalu obral cerita ke teman-temannya atau lewat Facebook, blog, Twitter, dan media sosialisasi lainnya. Untuk meyakinkannya Anda bukan tipe demikian, jangan meng-update status FB di tengah kencan (itu hanya akan membuatnya berpikir Anda mem-posting sesuatu tentang dia).
"Pantaskah dia aku kenalkan ke orangtuaku?”
Ketika pria menjalani kencan pertama, mereka juga membayangkan apa yang ibu mereka akan pikirkan soal Anda. Untuk mendapatkan restu orangtuanya, tidak perlu tergesa-gesa bertemu, paling cepat setelah kencan ketiga, ketika si dia sudah tahu bahwa Anda layak diperkenalkan.
"Bisakah dia berbaur dengan teman-temanku?"
Pria ingin mengencani wanita yang bisa berbaur dengan teman-temannya. Jika Anda pengkritik makanan yang kerap menentukan apa yang boleh dia makan, kemungkinan besar dia akan menilai Anda sulit hang out dengan mereka. Anda hanya akan mempermalukannya di teman-teman, ketika menyampaikan kritik di depan mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)

